Kisah Sahabat Nabi Yang Durhaka Kepada Ibunya

Posted: Desember 15, 2011 in Uncategorized

Konon di kisahkan bahwa pada zaman ROSULALLAH SAW ada seorang pemuda yang bernama ALQOMAH.
Dia seorang pemuda yang rajin Sholat , Beribadah , Berpuasa dan Ahli Shodaqoh.
Suatu ketika dia sakit keras , maka istrinya mengirim utusan kepada Rosulullah untuk memberi tahukan kepada Beliau akan keadaan Alqomah.
Maka Rosulullah pun mengutu AMMAR BIN YASIR , SHUHAIB AR RUMI , BILAL BIN ROBAH untuk melihat keadaan Alqomah.
~ Beliau bersabda : ” Pergilah ke rumah Alqomah dan talqinlah untuk mengucapkan LA ILAHA ILLALLOH”.
Akhirnya mereka berangkat ke rumahnya , ternyata saat itu Alqomah sudah dalam keadaan Naza’ , maka segeralah mereka mentalqinnya , namun tidak bisa mengucapkan LA ILAHA ILLALLOH.

Langsung saja mereka melapor kan kejadian ini pada Rosulullah.

~ Maka Rosulullah pun bertanya :
” Apakah dia masih mempunyai kedua Orangtua?….. “

Ada yang menjawab :
” Ada wahai Rosulullah , dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua rentah. “

~~ Maka Rosulullah mengirim utusan untuk menemuinya , dan beliau berkata kepada utusan tersebut :
Katakan kepada ibu Alqomah : ” Jika dia masih mampu untuk berjalan menemui Rosulullah maka datanglah , namun kalau tidak , maka biarlah Rosulullah yang datang menemuimu. “

Tatkala utusan itu telah sampai pada ibunya Alqomah dan pesan itu di sampaikan.
~ Maka ibunya Alqomah berkata : ” Sayalah yang lebih berhak untuk mendatangi Rosulullah. “

~ Maka dia pun memakai tongkat dan berjalan mendatangi Rosulullah.
Sesampainya dirumah Rosulullah , dia mengucapkan salam dan Rosulullah pun menjawab salamnya.

~~ Lalu Rosulullah bersabda kepadanya : ” Wahai ibu Alqomah , jawablah pertanyaanku dengan jujur , sebab jika engkau berbohong maka akan datang Wahyu dari ALLA SWT yang akan memberitahukan kepadaku , bagaimana sebenarnya keadaan putramu Alqomah?….. “

~ Sang ibu menjawab : ” Wahai Rosulullah , dia rajin mengerjakan Sholat , Berpuasa dan Ahli Shodaqoh. “

~~ Lalu Rosulullah bertanya lagi : ” Lalu apa perasaanmu padanya?….. “

~ Dia menjawab : ” Saya marah kepadanya wahai Rosulullah. “

~~ Rosulullah bertanya lagi : ” Kenapa?….. “

~ Dia menjawab : ” Wahai Rosulullah , dia lebih mengutamakan istrinya dari pada saya dan dia pun durhaka kepadaku. “

~~ Maka Rosulullah bersabda :
” Sesungguhnya kemarahan sang ibu telah menghalangi lisan Alqomah sehingga tidak bisa mengucapkan Syahadat. “

~~ Maka beliau bersabda :
” Wahai Bilal , pergilah dan kumpulkan kayu bakar yang banyak. “

~ Si ibu bertanya : ” Wahai Rosulullah , apa yang akan engkau lakukan?….. “

~~ Rosulullah menjawab :
” Saya akan membakarnya di hadapanmu. “

~ Si ibu berkata : ” Wahai Rosulullah , saya tidak tahan kalau engkau membakar anakku di hadapanku. “

~~ Maka Rosulullah menjawab :
” Wahai ibu Alqomah , sesungguhnya adzab ALLAH SWT lebih pedih dan lebih langgeng , kalau engkau ingin supaya ALLAH mengampuninya , maka relakanlah anakmu Alqomah , demi dzat yang di jiwaku berada di tangannya , Sholat , Puasa dan Shodaqohnya tidak akan memberinya manfaat sedikit pun selagi engkau masih marah kepadanya. “

~ Maka dia berkata :
” Wahai Rosulullah , ALLAH sebagai saksi , juga para MALAIKAT dan semua kaum Muslim yang hadir , Bahwa saya telah Ridlo pada anakku Alqomah. “

~~ Rosulullah pun berkata :
” Wahai Bilal , pergilah kepadanya dan lihatlah apakah Alqomah sudah bisa mengucapkan Syahadat ataukah belum?…..
Barangkali ibu Alqomah mengucapkan sesuatu yang bukan berasal dari dalam hatinya , barangkali dia hanya malu kepadaku. “

Maka Bilal pun berangkat , ternyata dia mendengar Alqomah dari dalam rumah mengucapkan : ” LA ILAHA ILLALLAH. “
Maka Bilal masuk pun masuk dan berkata :
” Wahai sekalian manusia , sesungguhnya kemarahan ibu Alqomah telah menghalangi lisan Alqomah sehinggah tidak bisa mengucapkan Syahadat , dan Ridlonya telah menjadikan mampu mengucapkan Syahadat. “

Kemudian Alqomah pun meninggal dunia saat itu juga.

~ Maka Rosulullah melihatnya dan memerintahkan untuk di mandikan lalu di kafani kemudian Beliau mensholatinya dan menguburkannya.

~ Lalu didekat kuburan itu Rosulullah bersabda :
” Wahai sekalian kaum Muhajirin dan Anshor , barang siapa yang melebihkan istrinya dari pada ibunya , dia akan mendapatkan laknat dari ALLAH , para Malaikat dan seluruh manusia.
ALLAH tidak akan menerima Amalnya sedikit pun kecuali dia mau bertaubat dan berbuat baik pada ibunya serta meminta Ridlonya.
Karena Ridlo ALLAH tergantung pada Ridlonya dan Murka ALLAH tergantung pada Murkanya. “

by : http://riyadlulfalah.blogspot.com/2011/04/kisah-sahabat-nabi-yang-durhaka-kepada.html

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s